Blogger Templates - See more at: http://24work.blogspot.com/2012/01/how-to-change-mouse-cursor-in-blogger.html#sthash.N3ZZRXRa.dpuf
Assalamualaikum.terima kasih kerana sudi lawati blog saya.maaf andai ayat dan kata-kata yang ditulis mengguris hati.semua yang baik datangnya dari Allah, yang khilaf datangnya dari Allah namun disandarkan pada diri saya sendiri.

Cukup Kali Ini



Cukup Kali Ini

Di sini terciptanya rasa
Mengalun sayu rinduku
Padamu yang jauh di sana
Menunggu saatnya tiba

Aku yang ingin mendambakan
Kasih dan cinta hanya padamu saja
Walau engkau tidak mengerti
Dirimu saja yang bertahta di hati

Maafkanlah kasih
Ku akan pergi
Biarkan cintamu mekar
Meski bukan untukku lagi

Oh, andainya engkau tahu
Dirimu bermakna buatku
Dari hatiku terus terluka
Izinkan aku pergi sayang

Memang indah saat dulu
Menghamparkan rasa buat pencinta
Namun akhirnya ku tahu
Insan itu bukannya aku

Lirik: Fyszal Muhammad

Tangisan April

Tangisan April

April menjelma tanpa undangan dan harapan,
Kerna kalian mengerti saat itu semakin mendekati,
Semalam menjadi erti, hari ini menghitung hari, dan esok mimpi ngeri,
Hadirnya noktah di antara kita nan pasti.

Kita hanya manusia biasa,
Yang bisa mendengar dan lalui karma dunia,
Yang ada akan hilang, yang hilang akan lenyap,
Yang lenyap itu mati, yang mati itu pasti,
Apa ertinya perpisahan bagi kalian,
Mungkin hanya sekadar menangis atas pemergian tanpa diduga,
Itu benar, tapi tidak cukup,
Bukan sekadar bersalam, menangis, menerima,
Tetapi menutup segala naskah yang dicoret oleh kita,
Suka dan duka, gelak dan tawa mengalunkan nada senja,
Perpisahan itu amat pedih,
Bagai dunia tiada rembulan yang menyuluh di malam hari,
Tiada pelangi yang menghiasi ciptaan ilahi,
Tiada bintang di tengah malam yang menjadi peneman di kala sunyi.

Oh, mengertilah kalian,
Betapa besar maknanya yang tersirat di sebalik perkataan PERSAHABATAN,
Sentiasa bersama, di mana jua, mencipta rasa,
Rasa cinta dan sayang antara sahabat cukup berbeza,
Rasanya terubat rindu ini,
Tika aku melihat potret kalian di celah diari lama,
Ku akan tersenyum di sebalik kesedihan semalam.

Detik dan saat itu pasti ku temu,
Perpisahan tercipta walau tiada siapa yang rela,
Mengiringi rentak sunyi, melangkah pergi enggan berhenti,
Namun, kita perlu kuat wahai sahabat,
Menerima takdir bahawa kita akan berpisah,
Entah kapan kita akan ketemu semula,
Itu pun, andai aku masih mampu membuka mata,
Perjalananmu, kehidupanmu, ku iringi doa kejayaanmu.

Aku akan pergi wahai sahabatku,
Mengejar mimpi, impianku di dunia ini,
Yakinkan aku bahawa engkau sentiasa mengingatimu,
Hanya satu pintaku,
Aku dan kalian tetap sahabat,
Jadikan nostalgia kita pengubat hati di kala rindu,
Salam sayang dan perpisahan daripada sahabatmu, selama.

Sentuhan pena: Fyszal Muhammad,2012